hefa..................

Selasa, 28 Desember 2010

HAKIKAT 5 NILAI DASAR PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS

Ada lima nilai dasar dalam aspek pelayanan kesehatan yang sebaiknya selalu dijunjung tinggi oleh para pegawai dan aparat kesehatan, dalam upaya memberdayakan masyarakat untuk hidup bersih dan sehat. Lima nilai dasar tersebut kami coba ulas kembali berdasarkan pemahaman pengalaman kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah kerja puskesmas.<
1.
BERTINDAK CEPAT DAN TEPAT :
  • Cepat mengambil keputusan dalam memberikan pelayanan atau tindakan kesehatan, terhadap kasus/masalah yang bisa bersifat mendadak (emergency) maupun mendesak (urgency)
  • Tepat dalam melaksanakan proses pelayanan kesehatan sesuai prosedur tetap (protap) atau standar operasional prosedural (SOP) yang telah ditentukan.
2. BERPIHAK KEPADA MASYARAKAT :
  • Masyarakat sebagai subyek pelayanan, berhak menentukan jenis pelayanan kesehatan yang terbaik sesuai masalah yang dihadapinya.
  • Masyarakat sebagai obyek pelayanan, wajib diberikan pelayanan kesehatan yang bermutu agar mencapai derajat kesehatan yang optimal.
3. MENEGAKKAN KEDISIPLINAN :
  • Disiplin Kerja : menegakkan semangat kerja dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat atau sasaran pelayanaan
  • Disiplin Administrasi : melakukan pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan pelayanan secara tertib, teratur, terarah, terbuka dan terukur
4. MENUNJUKKAN TRANSPARANSI :
  • Menunjukkan keterbukaan pelayanan, dengan aturan kerja yang jelas, ringkas dan tuntas, sehingga bisa dipahami oleh sasaran pelayanan
  • Menunjukkan keterbukaan anggaran, sesuai tata hukum dan peraturan yang berlaku dalam lingkup pelayanan kesehatan
5. MEWUJUDKAN AKUNTABILITAS :
  • Hasil kegiatan pelayanan diarahkan secara bertanggungjawab terhadap institusi internal didalam lingkup pelayanan kesehatan dan kepada institusi eksternal diluar lingkungan pelayanan kesehatan.
  • Tanggungjawab terhadap masyarakat, sangat penting sekali karena menyangkut upaya peningkatan pemberdayaan derajat kesehatan masyarakat secara holistik.

Pelayanan Kesehatan

PDF Print E-mail

  1. Pelayanan Imunisasi

    Pelaksanaan Imunisasi Rutin,
    Pada tahun 2007 imunisasi DPT dan Hepatitis Bdiberikan secara tunggal,sedangkan di tahun 2009 diberikan dengan menggabungkan dua antigen dalam satu kali pemberian imunisasi . Jenis imunisasi yang diberikan adalah DPT-HB 1,2 dan 3
  2. Cakupan Imunisasi Rutin Menurut Jenis Antigen Di Kabupaten Tangerang Tahun 2007 - 2009
     3. Pelaksanaan BIAS
Pada Bulan Agustus tahun 2009 telah terlaksana imunisasi BIAS Campak pada 55. 627 anak atau sekitar 94 % dari sasaran anak SD kelas I di 39 wilayah Puskesmas. Hasil pelaksanaan imunisasi DT dan TT pada anak sekolah adalah 57.683 anak murid kelas I mendapat imunisasi DT atau 94 % dari sasaran dan 105.785 anak murid kelas II dan III mendapat imunisasi TT (95 % dari sasaan).
  1. Pelayanan Kesehatan Ibu

    1. Pemeriksaan Ibu Hamil
      Pada tahun 2009 persentase cakupan pemeriksaan ibu hamil K4 sebesar 86,94 % hasil ini sudah melampaui target cakupan K4 Nasional (84 %). Dari kehamilan yang dilaporkan pada tahun 2009 didapatkan 101,78 % melakukan sedikitnya satu kunjungan antenatal ( K1), sehingga didapatkan selisih K1 dan K4 sebesar 9.497 orang ibu hamil yang tidak memenuhi standarminimum empat kali kunjungan, hal ini kemungkinan terjadi karena adanya ibu hamil yang tidak mematuhi jadwal kunjungan antenatal, atau terlambat untuk mengakses ANC sebanyak empat kali atau karena faktor lain antara lain kualitas layanan yang belum optimal ,kesadaran masyarakat masih kurang dan faktor akses layanan yang kurang maksimal 
    2. Cakupan Pemeriksaan Ibu Hamil (K4) di Kab. Tangerang Tahun 2005 – 2007

    3. Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan (Linakes)              Meningkatnya proporsi ibu bersalin dengan bantuan tenaga kesehatan nyang terlatih, adalah langkah awal terpenting untk mengurangi kematianibu dan kematian neonatal dini .
       
Dalam lima tahun terakhir pertolongan persalinan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terus
meningkat hal ini disebabkan beberapa kegiatan telah berjalan dengan baik antara lain :
Kemitraan  Bidan dan Dukun baik,  kegiatan Pelayanan Obstetric Neonatal Emergensi  Dasar
(PONED) di Puskesmas PONED, peningkatan kapasitas manajemen tenaga kesehatan terutama tenaga idan dalam Asuhan Persalinan Normal, Manajemen Asfiksia, Manajemen BBLR, Pelatihan PONED;selain itu Bidan desa proaktif dalam pelayanan kesehatan  didesanya masing-masing,  serta sudah berjalannya kegiatan KPKIA  (Kelompok Peminat Kesehatan Ibu dan Anak) di beberapa desa i wilayah Kabupaten Tangerang.


           Cakupan Pertolongan PersalinanOleh Nakes di Kabupaten Tangerang                                                                              Tahun 2005-2009

Senin, 20 Desember 2010